Hello Folks! Welcome to Our Blog.

Berita Terbaru – Persaingan kendaraan bermotor Aerox vs Vario memang cukup sengit di pasar otomotif Indonesia. Keduanya merupakan motor matik yang sporty dengan segudang teknologi canggih. Bicara mesin, kubiknya juga tak jauh beda, yakni 150 cc. Baik Yamaha Aerox 155 VVA maupun Honda Vario 150 juga memiliki kemiripan dari segi harga, sekitar Rp. 24 juta. Lalu dari keduanya, motor matic apa yang lebih layak untuk dibeli? Apa kelebihan dan kekurangan keduanya? Untuk lebih jelasnya, silakan lihat artikel ini sampai akhir.

Dari segi desain

Dari segi desain, kedua motor matik ini memiliki tema yang mirip, yakni sportivitas. Hanya saja Yamaha Aerox 155 VVA tampil dengan bodi lebih besar. Di atas kertas dimensinya adalah panjang 1.990 mm, lebar 700 mm, dan tinggi 1.125 mm. Kemudian untuk jarak sumbu roda mencapai 1.350 mm.

Soal spesifikasi kaki-kaki, Aerox juga punya spesifikasi yang lebih kekar. Ukuran roda depan menggunakan tapak lebar 110 / 80-14 inci dan belakang 140 / 70-14 inci. Kemudian hadirnya suspensi ganda di bagian belakang membuatnya semakin terlihat gagah. Hanya saja konsekuensinya, bobotnya cukup berat mencapai 116 – 118 Kg. Dengan kombinasi desain tersebut maka Yamaha Aerox 155 VVA semakin nyaman untuk bermanuver di kecepatan tinggi. Sedangkan Honda Vario 150 memiliki spesifikasi yang pas untuk tergelincir di jalanan padat.

Fakta Vario tidak bisa dihindari, karena dimensi bodinya yang kompak. Panjangnya 1.919 mm, lebar 679 mm, dan tinggi 1.062 mm. Jarak sumbu roda motor ini juga lebih pendek, hanya 1.280 mm. Tak hanya itu, ukuran roda pada Vario 150 juga lebih kecil. Di bagian depan, gunakan 90 / 80-14 inci dan 100 / 80-14 inci, agar lebih mudah untuk digulung. Bobot motor Honda ini lebih ringan yaitu 112 Kg. Hal menarik lainnya dari Aerox Vs Vario adalah ketinggian jok yang cukup berbeda.

Honda Vario 150 memiliki jok rendah hanya 769 mm. Hasilnya, pengendara pemula lebih mudah mengendarainya. Kaki lebih mudah menapak di aspal bagi pemilik dengan tinggi 165 cm. Sedangkan Yamaha Aerox 155 memiliki jok 790 mm, yang tentunya kaki pemiliknya dengan postur 165 cm berjinjit sedikit saat duduk di atasnya. Bagi pebalap pemula tentunya perlu ada penyesuaian agar percaya diri penuh saat mengendarai motor.

Dari segi fitur modern

Berbicara tentang perbandingan fitur Aerox Vs Vario, maka Anda akan menemukan banyak kesamaan. Keduanya dilengkapi dengan panel instrumen full digital, fitur penghemat bahan bakar, sistem pencahayaan LED, dan keyless. Hanya saja pada Yamaha Aerox 155 VVA semua fitur tersebut hanya hadir pada varian tertinggi atau S-Version. Kemudian untuk varian Standard dan R-Version ada beberapa fitur yang disunat, seperti hemat bahan bakar dan keyless.

Khusus untuk fitur hemat bahan bakar, Yamaha menyebutnya dengan stop & start system (SSS). Sedangkan Honda menamakannya idling stop system (ISS). Cara kerja keduanya sama, matikan mesin saat motor berhenti beberapa detik. Kemudian mesin dapat diaktifkan kembali secara otomatis saat pengemudi memutar selongsong gas. Dengan begitu diharapkan efisiensi bahan bakar bisa tetap terjaga.

Meski banyak fitur yang dihilangkan, bukan berarti varian Aerox Standard dan R-Version kalah dengan Vario. Ambil contoh panel instrumen, ukuran pada motor yamaha lebih besar yaitu mencapai 5,8 inchi sehingga informasi lebih mudah dilihat oleh pengendara. Lalu yang juga menarik adalah kuda besi ini dilengkapi soket listrik, sedangkan pada Honda Vario 150 tidak ada.

Padahal fungsi soket listrik cukup vital di zaman modern seperti sekarang ini. Selain berguna untuk mengisi baterai smartphone saat berkendara, fitur ini juga bisa menjadi sumber daya perangkat navigasi saat touring jarak jauh. Khusus untuk Aerox 155 R-Version terdapat tambahan suspensi belakang dengan tabung. Hal ini tentunya berdampak pada kualitas bantingan yang lebih tinggi saat melewati jalan bergelombang.

Satu lagi yang menjadi keunggulan Aerox adalah ukuran bagasi di bawah jok lebih lebar. Dengan kapasitas hingga 25 liter, pengendara dapat menyimpan helm full face dan berbagai perlengkapan berkendara lainnya seperti jas hujan, lap microfiber, dan lainnya. Sementara itu, Honda Vario 150 memiliki kapasitas bagasi hanya 18 liter yang berarti tidak ada lagi ruang saat ditempatkan helm full face.

Kemudian untuk kelebihan Honda Vario 150 yang tidak dimiliki Yamaha Aerox 155 VVA adalah fitur alarm untuk mencegah terjadinya pembobolan. Kehadiran alarm ini tentunya melengkapi faktor keamanan yang dimiliki keyless. Alarm setidaknya harus memberikan peringatan suara saat ada pergerakan aneh motor saat parkir.

Kemudian motor bersayap juga memiliki dua kompartemen depan yang bisa digunakan untuk menyimpan berbagai barang, seperti botol minum, uang, dan lain-lain. Ada tambahan pengait tas belanja di tengah dashboard. Di Aerox, hanya ada satu kompartemen tertutup di sebelah kiri dasbor. Motor ini juga tidak memiliki tambahan pengait, serta pijakan kaki atau lantai yang tidak rata. Akibatnya tidak bisa digunakan untuk menyimpan barang.

Leave a Reply

revistadatv.com
Recent Comments